KPAM Jakarta Barat Ajak Masyarakat Tinjau Lokasi IPA Pejompongan

07 Desember 2017

Kamis, tanggal 7 Desember 2017, pelanggan dan masyarakat di wilayah pelayanan Palyja, dari Kelurahan Meruya Utara berkunjung ke lokasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Jakarta yang  berlokasi di Pejomponga (IPA-1 Pejompongan), untuk meninjau langsung metode pengolahan air minum yang dilakukan oleh operator air minum, khususnya PALYJA. Kunjungan difasiliasi oleh KPAM Jakarta Barat, yang dipimpin oleh H.Sofyan. Jumlah masyarakat yang berkunjung 40 orang.


Di lokasi IPA-1, masyarakat diterima oleh Manajer CS DPP Barat Palyja, Loekita Mustakim, dan Imawan Kanani dari BRPAM.  Sesaat sebelum meninjau IPA, masyarakat disambut di ruang pertemuan untuk mendapat penjelasan tentang isu dan pelayanan air di Jakarta. Kanani, BRPAM, menjelaskan tentang peran BRPAM terhadap pelayanan air Jakarta dan menyampaikan isu penggunaan air tanah di Jakarta yang perlu mendapat perhatian, karena selain kualitas yang belum terjamin juga adanya biaya tambahan masyarakat atas pembayaran listrik yang meningkat serta kesadaran atas permasalahan lingkungan di Jakarta.


Loekita Mustakim menjelaskan tentang area danProfil DPP Barat,dimana kawasan kelurahan Meruha Utara  pada sistem internal Palyja terletak pada area pelayanan B-02 berada di kawasan Kelu dengan supplai air mencapai 51L/det dan NRW 31,9%. Pada kesempatan itu, disampaikan juga terkait tata cara menjadi pelanggan Palyja, kriteria-kriteria penentuan klas pelanggan, mekanisme pembayaran tagihan, dan mekanisme pengaduan serta larangan pencurian air dan sanksinya.


Saat kunjungan ke instalasi, tim diterima oleh A. Fandiagani, Kepala IPA-1. Oleh Fandiagani, dijelaskan tentang proses produksi air, sejak dari air baku hingga menjadi air minum yang siap didistribusikan kepada pelanggan.  IPA-1 oleh Fandiagani disampaikan memiliki kapasitas produksi 2800 liter per detik, dengan sumber air baku untuk diolah berasal dari Waduk Jatiluhur. Proses produksi melalui berbagai tahapan dengan pengawasan kualitas yang ketat.  Senada dengan Fandiagani, Ade Refilino, dari unit CorCom Palyja menjelaskan mengapa masyarakat perlu tahu tahapan pengolahan air, sehingga masyarakat semakin kenal akan proses produksi dan bagaimana air tersebut sampai ke rumah pelanggan. Sehingga diharapkan timbul  kesadaran terhadap penghematan air dan pembayaran biaya.


Pada kunjungan ini, masyarakat juga berkesempatan menanyakan berbagai hal terkait pengolahan dan pelayanan air minum. Faisal dari RT 009/01 menanyakan bagaimana cara Palyja menangani pengolahan air baku yang telah terkena pencemaran limbah pabrik. Oleh Fandiagani, diterangkan mekanisme penanganan sebelum pengolahan (pre treated), pengolahan (treatment) dan setelah pengolahan (post treated). Pertanyaan lain disampaikan oleh Maman, Ketua RT009/01 tentang penanganan galian pipa di lingkungan perumahan masyarakat dan pertanyaan dari Fatimah (RT 007/01) tentang seringnya air tidak mengalir (air mati) dan penggunaan air sumur. Berbagai pertanyaaan dijawab dengan baik dan jelas oleh Palyja sehingga masyarakat semakin memahami kondisi pelayanan air minum di tempatnya masing-masing. Diakhir kunjungan, KPAM bekerjasama dengan Palyja melakukan pengundian door prize kepada peserta yang beruntung. (IK.dhs)


Berita Terkait Layanan Air Minum

Siap-Siap, Pasokan Air PAM di Jakarta Barat Terganggu

http://infonitas.com Senin, 15 Januari 2018
PURI - PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJ A), operator penyediaan dan pelayanan air bersih untuk wilayah ... Baca Selengkapnya  

Pasokan Air PAM di Sebagian Jakarta Barat Terganggu

Beritasatu.com Senin, 15 Januari 2018 Oleh: Bernadus Wijayaka / BW
Jakarta- PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA), operator penyediaan dan pelayanan air bersih untuk wilayah ... Baca Selengkapnya  

Pajak Air DKI Jakarta Berpotensi Naik Hingga 15 Kali Lipat

www.republika.co.id Selasa , 09 January 2018 Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Dwi Murdaningsih
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG - Penerimaan pajak air tanah yang dibayarkan oleh pengelola gedung-gedung ... Baca Selengkapnya  

Ancaman Perang Air di Jakarta

https://tirto.id 08 Januari, 2018 Reporter: R. Diantina Putri
tirto.id - Menurut data Koalisi Rakyat untuk Hak Atas Air, 98 persen penyebab penurunan tanah ... Baca Selengkapnya  

2.233 Paket Pekerjaan Kementerian PUPR Sudah Dilelang

Berita Satu (www.beritasatu.com)
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga 3 Januari 2018 sudah ... Baca Selengkapnya