Kinerja Kuartal I /2017 : Target Penurunan NRW Masih Senjang 2 Digit. DOWNLOAD  

12 Juni 2017

Periode kuartal pertama (Kuartal 1) kinerja operator air minum Jakarta, PALYJA dan Aetra, masih belum memenuhi target tahunan, yaitu 2017. Untuk Jakarta keseluruhan, kesenjangan target penurunan kebocoran (Non Revenue Water, NRW) antara target 2017 dengan capaian Kuartal 1 masih berada pada angka dua digit, yaitu 14,20%. Capaian Kuartal 1 adalah 48,15% sedangkan target 2017 adalah 33,75%.  Kondisi NRW Kuartal 1-2017 juga masih lebih tinggi dibanding periode yang sama di tahun 2016 (44,52%). Kendati masih ada terlalu dini bila membanding target tahunan, namun evaluasi kuartal pertama sebaiknya menjadi catatan bagi operator untuk melakukan tindakan-tindakan progresif.  Karena kondisi sejenis juga ditemukan pada  indikator lain yang ditargetkan.

Untuk parameter cakupan pelayanan, realisasi PALYJA hingga  bulan Maret 2017 adalah sebesar 57,44%, menurun sebesar 0,11% dibandingkan keadaan Desember tahun 2016, dan lebih rendah 2,21% disbanding periode yang sama di tahun 2016..  Cakupan pelayanan AETRA pada bulan Maret 2017 adalah sebesar 61,04%, meningkat sebesar 0,27% dibandingkan kondisi Desember tahun 2016 dan masih lebih tinggi 1,17% dibanding periode yang sama di tahun 2016.

Terkait sambungan pelanggan,  PALYJA menargetkan jumlah pelangggan pada tahun 2017 adalah 453.108 sambungan sedangkan realisasi sampai dengan bulan Maret 2017 adalah 403.802 sambungan. Namun dibanding kondisi kuartal sebelumnya (kuartal-4/2016) terjadi peningkatan jumlah sambungan sebesar 188. Target sambungan pelanggan AETRA untuk tahun 2017 adalah 456.151 sambungan sedangkan realisasi sampai dengan bulan Maret 2017 adalah 438.527 sambungan. Terjadi penambahan sebesar 2.750 sambungan dibanding  kondisi tahun 2016. Realisasi target volume air terjual PALYJA kuartal 1- 2017  adalah 23,38% dari target 2017, sedangkan AETRA 21,8%  dari target 2017.

Sebagaimana diketahui, dalamPerjanjianKerjasama PAM Jaya dengan Palyja dan Aetra, terdapat 5 parameter target teknis  ditetapkan sebagai indikator kinerja. Parameter tersebut adalah Jumlah Sambungan, Produksi Air, Cakupan Pelayanan, Volume Air Terjual dan Tingkat Kehilangan Air. Kelima parameter mengacu pada Rebasing PAM Jaya dan PALYJA, dan Master Agreement PAM Jaya dan Aetra. Penilaian pencapaian target teknis setiap parameter, dilakukan pada 2 wilayah pelayanan, yaitu  wilayah Barat untuk yang dilayani PALYJA dan wilayah Timur dilayani oleh Aetra. (Laporan lengkap Kinerja Q1-2017 dapat menghubungi sekretariat BRPAM, click Hubungi Kami (Contact Us) (#SHS/dhs)

 


Berita Terkait Layanan Air Minum

Pemprov DKI Harus Ambil Alih Pengelolaan Aetra dan Palyja

http://www.koran-jakarta.com Kamis 12/10/2017
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus segera mengambil alih pengelolaan air ... Baca Selengkapnya  

PD PAM Jaya Masih Pelajari Putusan MA Soal Swastanisasi Air

www.cnnindonesia.com Rabu, 11/10/2017 Mesha Mediani , CNN Indonesia
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan Daerah Perusahaan Air Minum (PD PAM) Jaya belum bisa mengambil ... Baca Selengkapnya  

Jual Saham Palyja, Astratel dan Suez Lepas Bisnis Air di Jakarta

katadata.co.id PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) telah berganti kepemilikan. Pada September lalu, PT Astratel Nusantara dan Suez Environtment menjual kepemilikan sahamnya di perusahaan operator air bersih di Jakarta tersebut.
PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) telah berganti kepemilikan. Pada September lalu, PT Astratel ... Baca Selengkapnya  

PT. Aetra Air Jakarta Press Release: Pembangunan Infrastruktur Underpass Matraman - Salemba, Menghar

www.aetra.co.id Posted by Aetra 5 October 2017
8 Oktober 2017, Pesatnya pembangunan Infrastruktur di Jakarta saat ini seringkali berdampak pada ... Baca Selengkapnya  

Kontrak Aetra dan Palyja Segera Berakhir

http://www.koran-jakarta.com Selasa, 26/9/2017
Pasokan air bersih bagi masyarakat Ibu Kota belum sepenuhnya terlayani dengan baik. Beberapa ... Baca Selengkapnya